Minggu, 30 September 2012

Yakin udah ikhlas ? (testimoni snmptn)



Aku pikir diriku sudah cukup ikhlas menerima apapun hasil yang akan aku dengar nanti, tapi ternyata diri ini terlalu rapuh untuk bisa menghadang anak ombak sekalipun. Kembali air mata ini seakan tak sanggup untuk ku bendung.. Allah yang Maha Pengasih, yang selalu mengasihi setiap hambaNya tanpa terkecuali, diri ini memang terlalu hina untuk menjadi seseorang yang pantas untuk Engkau kasihi, betapa diri ini terlalu banyak berlumur dosa, Allah, tanpaMu mungkin hidupku hancur tak tentu arah, tanpaMu mungkin aku bagai anak kucing kehilangan induknya. Allah, kali ini aku kembali bertepekur, meminta padaMu yaa Rabb, pemilik seluruh jagat raya ini, Perkenankanlah doaku kali ini.
Allah, satu tahun yang lalu aku sangat ingin melalui masa-masa ini, ingin seperti teman-teman yang sibuk mempersiapkan tempat mereka melanjutkan pendidikan pada level selanjutnya, mungkin memang aku harus bersabar karena aku tidak bisa merasakan hal itu di saat teman-teman yang lain merasakannya. Allah, terima kasih karena akhirnya aku bisa mengalami peristiwa itu, terima kasih karena setelah satu tahun lamanya aku menunggu, mencoba bersabar dengan tangis dan harapku, akhirnya kau kabulkan keinginanku ini, Alhamdulillah. Sejak itu aku selalu menambahkan satu kalimat dalam setiap perbincanganku denganMu, “ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang telah Engkau berikan, terima kasih atas setiap jalan keluar bagi setiap masalah2 ku ini. Ya Allah, aku ikhlas menghadapi setiap masalah yang Engkau hadirkan dalam hidupku, karena aku yakin pasti akan ada jalan keluar bagi setiap masalah2 itu”
Allah mungkin kurang pasntas aku mengharapkan sesuatu yang besar dari Mu, sedang diri ini tiada pernah melakukan pengorbanan yang besar untuk tegaknya AgamaMu. Allah, mungkin tak pantas diri ini mencoba mengingat2 kebaikan yang selama ini sudah aku lakukan, terlalu sombong mungkin untuk di bilang sebuah kebaikan karena aku sendiri tak bisa menilai ketulusan niat pada setiap kebaikan itu, Allah, mungkin kadang niat ini melenceng, mungkin kadang terbersit pikiran mendua, tapi Robbi semoga Kau selalu maklum atas lemahnya makhlukMu ini. Allah, jika memang di izinkan, boleh kah aku mengingat kebaikan2ku selama satu tahun ini? Jika Kau ijinkan, boleh kah aku menukar semua kebaikan2 itu dengan kemudahan jalan untuk ku mewujudkan keinginan2 ku ini? Bolehkan Tuhan?

“ayu mah pasti lulus, try outnya udah lulus kan? Pasti snmptn nya juga lulus” _ibu_
“udah kamu maah pasti snmptn nya lulus, belajarnya aja ngga kenal waktu” _mbah_
“kamu harus lulus snmptnnya, mudah2an lulus.. aamiin” _mamah_
“mudah2an lulus yaa snmptnnya , diberi kemudahan ngerjain soalnya..” _bunda_
“ayuu, kamu kurus banget, stress yaa mikirin ujian? Banyak makan yaa.. mudah2an sukses ujiannya” _bunda lulu_
“sukses yaa chy snmptnnya, smoga diterima di ptn dan jurusan yang di pengenin.. aamiin” _temen2_

Allah, saat ini, begitu banyak orang yang percaya bahwa aku bisa melewati ujian ini dengan baik, Allah kabulkan doa baik mereka yang udah percaya kalo aku pasti lulus snmptn nya. Allah beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan mereka,

Jumat, 28 September 2012

Cukup serahkan pada Tuhan

Kini aku hanya tinggal menghitung hari demi hari
Menunggu detik demi detik berlalu
Sampai nanti tiba saatnya aku mengetahui hasilnya..
Hasil perjuangan kerasku selama kurang dari 2 bulan mencoba mengejar materi pelajaran yang normalnya di tempuh selama 3 tahun
Hasil perjuangan berlama-lama di tempat les dari pagi buta sampai matahari hampir terbenam.
Bukan aku tidak menikmati semua proses itu,
Bahkan aku sangat  ingin menjalani proses itu lagi,
aku menikmati setiap menit perjalanan ku bersama teman2 seperjuanganku
Teman2 luar biasa jika di bandingkan dengan waktu pertemanan kami yang sangat singkat
Kini aku hanya bisa berharap sepenuhnya pada Tuhan pemilik alam semesta
Ku serahkan semua usaha ku
Mungkin belum bisa di anggap maksimal
Karena aku pun sadar, kadang diri ini kalah oleh kemalasan, kelelahan dan kebosanan
Aku hanya menyebut ini sebagai usaha terbaik yang sudah aku lakukan sesuai dengan kesanggupanku, terlebih sebagai manusia tempat melakukan kekhilafan
Kini aku hanya bisa memohon pertolongan Tuhan
Ketika aku merasa tak ada hal lain yang bisa aku lakukan lagi selain berbelas kasih kepadaNya
Satu-satunya tumpuan, tempatku menumpahkan tiap doa, harapan, dan keinginan yang sangat ingin aku wujudkan
Aku selalu yakin  Tuhanku punya rencana indah untuk tiap makhluknya, terlebih bagi yang sudah berusaha
Aku selalu yakin di ujung gua yang gelap pasti akan ada seberkas cahaya kehidupan
Aku selalu ingat firman Tuhanku bahwa “setelah kesulitan pasti ada kemudahan”
Aku selalu yakin bahwa tidak pernah ada setetes keringat pun yang sia-sia, semua pasti ada balasannya
Sekarang, aku mencoba untuk berpositive feeling
Memohon ridho Tuhanku agar dia memudahkan setiap langkahku dalam mewujudkan apa yang aku dambakan
Berharap semoga Dia menghendaki aku untuk lulus di ujianku kali ini
Aku selalu menghibur diriku dengan tiap kata yang bisa agak menenangkan perasaanku
“Cukup serahkan pada Tuhan”
Biar tangan2 Tuhan yang akan bermain dalam hasil ujianku kali ini
Semoga Allah mengabulkan permohonanku kali ini
Semoga ada keajaiban kedua yang akan terjadi dalam hidupku
Aku selalu yakin Tuhan yang paling tau apa yang di butuhkan oleh hambaNya
Aku selalu yakin Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk tiap hambaNya
Dan aku yakin Tuhan pasti punya scenario indah di akhir kisah hidup tiap hamba2Nya yang selalu mencoba mendekatkan diri kepadaNya


18 juni 2012, 17.15


nb: notes ini ditulis beberapa hari setelah snmptn, dengan perasaan hampir putus asa dan berlinang air mata.. ini bukan lebay, tapi ini sungguhan.. bagi kalian yang tau apa yang aku alami saat itu, pasti kalian akan paham.. 2 hari adalah waktu yang cukup untuk menangisi kecerobohanku, setelahnya, aku bersyukur masih bisa bangkit sampai hari ini.. dan aku kembali merasakan nikmat Tuhan yang luar biasa, keajaiban kedua kembali terwujud.. semoga akan ada keajaiban-keajaiban lainnya.. semangat teman-teman.. :D