Rabu, 13 Maret 2013

Just Want To Write This for NURINA RAHMAWATI _chapter 3_


Ada satu yang menjadi sangat berarti di dunia ini, terutama untukku. Yaitu saat-saat ketika Tuhan menakdirkan kita untuk bertemu, dan tetap mengokohkan persahabatan kita sampai detik ini. Bahkan itu semua lebih berarti dan takkan bisa digantikan dengan apapun (sori gue harus lebay biar tulisan ini keliatan bagus :p). Mungkin perjalanan kita selama ini tidak selalu indah. Aku pun sadar, bahwa belum banyak yang bisa aku berikan untuk kalian. Bahkan untuk sekedar menanyakan kabar, itupun sering terabaikan (maaap  :3).
Sahabat, ada satu nama yang menjadi teramat istimewa akhir-akhir ini dan menjadi objek obrolan kita di “deep message”. Salah satu teman kita, salah satu sahabat kita, dan bisa jadi salah satu orang yang cukup istimewa buat kita dan telah menorehkan berjuta warna bagi perjalanan hidup kita. Orang yang mungkin selama ini sering kita abaikan. Padahal “sosok” itu adalah orang yang paling care sama kita, paling peduli sama persahabatan kita.
Coba kita flashback perjalanan kita selama ini. Terkadang kita terlalu sibuk dengan aktivitas kita sehari-hari sampe-sampe lupa sama VOA. Lupa untuk sekedar bilang “hai” di message VOA ataupun di grup fb VOA. Terkadang kita lupa sama temen-temen kita di VOA, bahkan mungkin tanggal lahirnyaa pun ngga inget (lebih tepatnya ini menyindir diri gue sendiri yang masih kurang peka sama kalian semua). Tapi selalu ada satu “sosok” yang walaupun kadang telat nongol, tapi cukup berhasil dalam mengatur rencana sampe akhirnya kita bisa kumpul.
Ketika kita masih cukup egois dengan perkumpulan kita diluar sana, tapi ada satu “sosok” yang kadang ngingetin kita, kalo ternyata kita punya VOA. Tapi sadar ngga si guys? Kadang kita lupa looh sama “sosok” ini. Inget ngga waktu liburan kemarin, beberapa hari sebelumnya kita udah prepare untuk nyiapin kado istimewa buat salah satu temen kita Riani? Inget ngga siapa orang pertama yang ingetin kita semua kalo riani mau ultah? Yaa, lagi-lagi  “sosok” itu yang ngingetin kita, tapi ketika “sosok”itu ultah, kita cenderung telat untuk sadar dan malah ngga mempersiapkan apa-apa. (iya ngga siih? Ato jangan-jangan gue doang yang merasa begitu? -_-) Orang yang sebenernya ngga layak untuk kita lupain. Aset berharga yang seharusnya kita syukuri karena udah dikirimkan diantara orang-orang ngga peka di antara kita (lagi-lagi ini kata-kata buat nyindir diri gue sendiri). Orang yang seharusnya kita jaga, karena perkumpulan diluar sana belom tentu punya orang yang se-care dia.
Tau ngga na apa yang gue ngga suka dari lo? Lo tuuh kadang tertutup (mungkin tertutupnya cuma sama gue doang). Kadang lo ngga mau cerita apa sebenernya masalah yang lagi lo alamin. Kalo pun di tanya, lo cuma jawab dengan kalimat ala kadarnya yang akhirnya menimbulkan berjuta pertanyaan, sampe gue pusing seolah-olah harus nurunin rumus fisika yang ribetnya naujubile. Belom selese semua pertanyaan di otak gue terjawab, tapi seolah lo menghindar dan ngga mau kedukaan lo diketahui sama kita (sama gue maksudnya). Jadi, ada satu pertanyaan besar. JADI SEBENERNYA LO ANGGAP KITA APA? Oke-oke, sekarang udah cukup jelas. Mulai sekarang kita putus. Jangan sms lagi. Jangan telepon lagi. Aku capek sama sikap kamu yang kayak gini -_-. Ini sandiwara apaan si? Ckckck
Intinya, lo ngga perlu khawatir karena sejatinya sahabat adalah orang yang akan selalu menerima kita apa adanya. Ngga perlu malu ataupun gengsi untuk sekedar berbagi masalah sama kita, karena kita semua ada disini untuk saling melengkapi, untuk saling menghibur dan untuk saling menguatkan. Karena kita semua juga tau, kalo hidup itu emang berat. So,
Dan jika engkau ingin menangis sahabat, menangislah..
Menangis adalah ungkapan jiwa dari hati yg sekarat..
Menangis tidak selamanya bahwa kita cengeng dan lemah
Menangis adalah adalah salah satu terapi mujarab bahwa kita masih punya hati..
sahabat..
Kutahu diriku dan dirimu tidak lahir dari rahim ibu yang sama
Namun, persaudaraan yang kita jalin, sungguh melebihi dari persaudaraan kandung…
Engkau menjalin persaudaraan denganku bukan karena melihat pintar atau bodohnya aku
Bukan karena melihat cantik dan jeleknya diriku
bukan karena melihat kaya atau miskinnya keluargaku..
Tapi, engkau dan diriku bersaudara hanya karena satu alasan….
Yaa… Fillah.. karena Allah…
Dalam jalinan ukhuwah seiman dan seakidah..
sahabat…
Kuingat diriku yang penuh kekurangan ini..
Saat aku berdiri dihadapanmu dengan segudang masalah yang kuhadapi..
Kutampakkan wajah kusamku di hadapanmu..
Tapi, dirimu begitu sabar menghadapiku…
Wajah masamku tak membuatmu berhenti untuk tersenyum padaku dan mengatakan:
“ayo semangat!”
Walaupun bibir ini teramat sulit untuk tersenyum di saat itu
Tapi hati ini begitu bahagia..bahagia karena kamu senantiasa menghiburku..
sahabat…
Jika boleh diri ini meminta…
Aku mohon kepadamu..
Jangan pernah menjauh dariku
Tetaplah bersamaku dalam menghadapi ujian di dalam hidup ini
Jangan pernah berhenti menasehatiku jika berbuat kesalahan
Pun janganlah kamu marah jika aku menasehatimu
Semua kita lakukan demi perbaikan diri
Dan maafkan diriku jika pernah membuatmu terluka…
Bukankah warna pelangi itu berwarna-warni ya guys?
persahabatan kita adalah Pelangi
Karakter dan sifat diri kita yg berbeda-beda
Aku miskin dan engkau kaya, engkau cantik dan aku biasa saja
Aku miskin ilmu miskin harta, engkau kaya hikmah dan kata-kata
Dan perbedaan itu menjadi satu
Tapi justru karena warna-warni yg menyatu itu maka pelangi menjadi indah
Itulah persahabatan kita guys..
sahabat…
Ku ingin berada di mimbar cahaya kelak bersamamu…
Ku ingin meraih syurga dengan dirimu… bertahta diatas berlian..
Karena sungguh..ku mencintaimu karena allah..
sahabat, Masih ingatkah sabda Rasulullah: ” Pada hari kiamat kelak akan ada suatu kaum yg wajahnya bersinar bagai purnama. Dia bertahta diatas mimbar-mimbar bertabur berlian yg gemerlap. Orang2pun iri padanya. Padahal dia bukan Nabi dan bukan pula orang yg mati syahid..”.
Seorang sahabat bertanya,” siapakah orang itu ya Rasulullah..?”
Rasulullah menjawab,” Yaitu orang2 yang sewaktu didunia saling mencintai karena Allah. Mereka terdiri dari beragam suku dan bangsa. Mereka bertemu karenaNYA dan berpisah juga karenaNYA ( HR.Tabrani dan dishahihkan oleh Muslim )
Subhanallah..tidak inginkah kamu seperti itu sahabatku?
Aku ingin dan aku pun ingin mengajakmu, bersamamu dalam dekapan ukhuwah..
Maap untuk semua sikap acuh gue ke kalian, terutama untuk “sosok” itu. Maap untuk ketidak-pekaan gue terhadap kalian, terutama untuk “sosok” itu. Maap karena sering kali egois dan kurang empati sama setiap perasaan kalian, terutama untuk “sosok” itu. “sosok”yang membuat gue merasa berharga di antara kalian. “sosok” yang membuat gue merasa dianggap diantara kalian. Terima kasih untuk “sosok” yang selalu bisa menerima keadaan kita apa adanya. Dan terima kasih pada “sosok” itu yang telah berhasil mempertemukan kita dan selalu berhasil mengumpulkan kita kembali.
Buat sahabat terbaik gue, sahabat sepanjang masa, di dunia dan semoga kelak dipertemukan di syurga-Nya. NURINA RAHMAWATI. Happy milad, we always hope the best to you. Semakin sukses, semakin bermanfaat buat orang lain, semakin menginsprirasi banyak orang, semakin cantik, semakin pintar. Apapun itu, kami berharap akan selalu ada kebahagiaan di setiap jejak yang kau lewati. Be a strong woman, jangan pernah takut karena kita semua istimewa, dan KARENA KAMU ISTIMEWA BUAT KITA..
VOA sagen, alles Gute zum Geburtstag zu meinem besten Freund, alles Gute für Sie : D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar