Hari itu sekilas gue liat berita di televisi, isi nya "seluruh WNI di Mesir akan di pulangkan ke Indonesia...", jujur awal nya gue sempet bingung karena gue emang jarang nonton berita. Setelah itu gue coba buat mencari tau apa yg sebenernya terjadi, gue kira WNI di pulangin karna hubungan Mesir-Indonesia lagi ngga baik, ato apalah, pokok nya pikiran gue saat itu udah yg buruk2 aja.. Tapi ternyata WNI itu di pulangin karna sedang ada kerusuhan di Mesir lantaran rakyat-rakyat nya pengen Mubarak -pemerintah Mesir- "turun", yaa karna itulah akhirnya pemerintah ngambil langkah memulangkan semua WNI yg jumlah nya sekitar 6000 orang yg di dalam nya termasuk TKI, TKW, warga indonesia yg tinggal disana, dan pelajar indonesia.. yaa walaupun gue tau pasti sulit banget memulangkan 6000 orang sekaligus dalam waktu cepat, seenggak nya kali ini pemerintah bisa bertindak cepat, ngga seperti biasa nya. Sempet nyesel juga, padahal gue baru aja punya keinginan buat kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo..
PEMERINTAHAN MESIR YANG SESUNGGUHNYA
Sudah sekitar 30tahun Mubarak memerintah di Mesir, sekarang rakyat-rakyat Mesir Mendemo agar Mubarak bisa turun dari "singgasana"nya..
KENAPA??
Sekilas hal ini mirip dengan yg pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1998, yaa beribu-ribu mahasiswa turun ke jalan karna sudah merasa muak dengan pemerintahan soeharto. Begitu juga yg di alami rakyat Mesir sekarang, 30 tahun dibawah kepemimpinan Mubarak, ternyata membuat mereka akhirnya membuka suara setelah sekian lama nya mulut mereka terkunci rapat. Berpuluh-puluh tahun di Mesir telah berjalan politik "KAMAR MANDI", pertama kali gue tau itu, gue cuma bisa garuk2 kepala karna bingung, kenapa?, kenapa politik "KAMAR MANDI"?? Yaa itu karna selama ini rakyat Mesir cuma bisa mengeluarkan semua aspirasi, hujatan, makian terhadap Mubarak hanya di dalam KAMAR MANDI, di KAMAR MANDI juga lah mereka menuliskan kata2 seperti "...TURUNKAN MUBARAK..." dll.. Selama ini mereka tidak bisa berbuat banyak, bahkan untuk mengeluarkan satu hujatan saja mereka mempunyai resiko besar.. Yaa nyawa mereka taruhan nya, karna intel Mubarak akan segera menangkap dan membunuh orang2 yg berani menentangnya, miris memang, lagi2 mengingatkan kita pada masa orde baru.. Namun ada perbedaan nya, kalau soeharto dia bersedia untuk turun dan melepaskan jabatan nya sebagai orang NOMOR 1 di Indonesia, tapi Mubarak dia ngga akan pernah mau untuk turun.. KENAPA?, karna banyak perjanjian2 yg telah ia buat bersama Amerika dan Israel, yg tentu saja perjanjian2 tersebut sangat2 menguntungkan pihak Amerika dan Israel.. Jika Mubarak turun tentu nya Amerika dan Israel akan kocar kacir karna dia akan kehilangan peluang emas nya dan tidak akan bisa memperdaya Mesir dalam banyak hal, salah satu nya adalah yg berhubungan dengan Palestina..
Bayangkan saja, bagaimana mungkin rakyak Mesir tidak muak jika stiap hari mereka harus mendengar berpuluh2 bom bahkan beratus2 bom jatuh di tanah Palestina, tanah saudara2 kita semua.. Selama ini mereka hanya bisa "menonton" dan tidak bisa melakukan apa pun untuk saudara2 mereka yg sedang berjuang demi seluruh rakyat Islam di seluruh dunia, hanya sejengkal, hanya dibatasi oleh sebuah tembok besar yg membuat mereka tak berkutik sedangkan orang2 lain, dari negara2 lain yg lebih jauh, bisa untuk menyuarakan dukungan mereka untuk palestina, bisa berusaha untuk memberikan seluruh bantuan pada saudara2 kita disana.. Miris memang jika kita berada dekat namun tak bisa bertindak apa2.. Kalo gue, gue pengen banget bisa ngirim pelet, guna2, dan semacam nya ke Mubarak, biar dia mati sekalian, tapi lagi2 islam melarang hal tersebut.. Yaa tapi gue yakin ALLAH pasti akan ngasih jalan keluar nya, yg harus dilakukan sekarang adalah berdoa dan berusaha, semoga ALLAH selalu memberikan yg terbaik buat kita semua.. Amieen
smangat yaa saudara2ku yg nun jauh disana, tidak ada yg sia2 dari perjuangan yg kalian lakukan, sekecil apapun itu.. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar