Minggu, 19 Januari 2014

Tentang Mencari Pasangan

Setiap orang pasti ingin merasakan yang namanya pernikahan. Akankah kita termasuk orang-orang yang beruntung dan akan dipertemukan oleh seseorang yang benar-benar mengasihi kita? Akankah kita ditakdirkan untuk hidup bersama dengan orang yang akan menerima kita apa adanya, dalam suka maupun duka?
Akhir-akhir ini hal-hal tadi terus terngiang dipikiranku. Bukan karena aku ingin menyegerakan untuk menikah, tapi ingin lebih mengkritisi saja bagaimana dunia pernikahan yang sebenarnya. Sampai pada akhirnya aku dapat menyimpulkan semua tentangnya.
Agak miris mendengar semakin maraknya kasus perceraian di dunia selebritis. Itu baru di dunia selebritis looh yang terekspose media, bagaimana dengan yang belum sempat terekspose? Bisa jadi jumlahnya sama atau mungkin lebih banyak. Dari dulu hingga hari ini, aku selalu menganggap sebuah pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Suci. Murni. Dan tidak boleh ternodai. Bukankah menikah adalah jalan menyempurnakan sebagian agama? Lantas mengapa saat ini masih ada saja orang-orang yang menganggap pernikahan hanyalah barang mainan semata, yang apabila sudah bosan maka bisa dibuang begitu saja? Banyak orang mengumbar kata cinta. Menghabiskan waktu untuk menyanjung keberadaan si cinta. Tapi apakah pernikahan bukan bagian dari cinta? Justru seharusnya itulah tingkatan cinta tertinggi antar dua insan manusia.
Untuk kita yang sedang dalam tahap memantaskan diri. Mungkin ada baiknya kita mulai mempelajari bagaimana bahasa cinta yang disertai dengan ketulusan. Untuk apa? Agar suatu saat nanti, ketika tiba saatnya kita untuk memilih, maka yang akan berbicara adalah hati. Ini bukan anjuran bahwa kita harus mengumbar cinta. Tapi ini adalah pelajaran, bahwa bahasa hati akan benar-benar kita dengar ketika hubungan kita dengan sang Maha Cinta begitu intim. Kuncinya adalah mendekatkan diri kepadaNya. Jadilah sebaik-baik makhluk dihadapanNya. Kelak, ketika Dia mulai jatuh hati padamu, tak akan ada satu pintamu yang tertunda, semua pasti akan terlaksana. Semua, bukan hanya masalah cinta tapi semua hal yang menyangkut hajat hidup kita. Karena sesungguhnya, cinta yang hakiki adalah ketika sepasang makhluk bertemu karena Allah, saling mencintai karena Allah, dan dipersatukan atas ijin dan ridho dari Allah. Luar biasa bukan? Semoga setiap kita kelak akan mendapatkan seseorang yang akan bisa menerima dan membimbing kita untuk kemudian bersama berjuang menggapai cinta dan syurgaNya.. :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar