Sabtu, 12 Mei 2012

I’m sick



Setiap kali aku merasa perasaan ini sudah tak sejalan dengan fitrahNya, ada rasa bersalah karena telah mengkhianati cintaNya. Dan pada kenyataannya diam adalah cara terbaik yang harus dilakukan. Aku mengerti, bahwa sesuatu yang digembar-gemborkan pada akhirnya hanya akan menjadi fatamorgana bagi si pelaku. Khayalan yang tidak mutlak akan terwujud, tapi justru terkadang jadi momok yang dapat menghancurkan. Memang awalnya pasti indah, bahkan lebih manis dari gula termanis di dunia ini, tapi sahabat, tak jarang juga kisah ini berakhir dengan sangat tragis. Aku rasa ada benarnya juga pepatah yang mengatakan “habis manis sepah di buang”. Semanis apa pun di awal, kalau di akhirnya pahit, pasti yang manis itu akan hilang dan yang tersisa hanya kepahitan. Itulah kenapa Tuhan mengajarkan kita untuk bersakit-sakit dahulu sebelum akhirnya bersenang-senang. Ketika kita mengikuti prinsip Tuhan, maka pada akhirnya kesakitan itu akan sirna dan digantikan oleh kesenangan yang akan terasa lebih menyenangkan karena kita telah mendapatkan sesuatu yang telah kita usahakan. Bukankah itu memuaskan?

Mungkin ada yang salah dari jiwa ini. Aku merasa sakit disekujur tubuh untuk kegalauan yang tak layak hadir di hidupku. Dan pada akhirnya aku harus kembali menikmati seni mencinta dalam diam. Dengan begitu aku masih bisa merasakan sensasi perasaan itu tanpa harus merasakan sakit pada akhirnya. Bersabarlah dalam diam, tulang rusuk ngga akan tertukar kok.. J kan semuanya sudah tertulis jelas dalam kitabNya bahkan  sejak kita masih dalam kandungan ibu tercinta..

Memang sulit untuk bisa mengontrol itu semua, apalagi dimasa labil seperti yang sedang aku alami, tapi kembali lagi pada kenyataannya, bahwa pada akhirnya kita hanya akan menyakiti diri sendiri. Ketika kita menjaga rasa ini untuk seseorang yang jauh disana, maka orang itu juga akan menjaga perasaannya untuk kita. Kata Tuhan, “perempuan yang baik akan mendapatkan laki-laki yang baik, begitupun sebaliknya.”, dan Tuhan kembali mengajarkan FirmanNya bahwa seseorang disana adalah cerminan bagi diri kita. Tenang sahabat, sesuatu yang terburu-buru itu ngga baik.. bersabarlah, ikuti petunjukNya, turuti kemauanNya, pasti akhirnya akan indah.. 



(24 april 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar