Untuk kesekian kalinya aku gagal bertemu dengan sosok itu. Tapi
yaa sudahlah, mungkin Tuhan memang menakdirkan aku untuk tidak bertemu
dengannya. mungkin Tuhan punya rencana lain yang lebih indah.
Tuhan, ijinkan aku jatuh cinta. Pada sosok yang sangat mempesona.
Sosok luar biasa yang belum lama aku kenal. Sosok yang memberikan banyak
pelajaran dalam hidup. tentang arti sebuah mimpi, cinta, dan kesungguhan.
Tuhan, sungguh sosok itu sangat menawan. Bukan karena ketampanan
tapi karena kecerdasan. Bukan karena kekayaan, melainkan ketakwaan.
Tuhan, apa aku boleh membagi sedikit cinta ini untuk dirinya ?
Tidak.. tidakk.. aku merasa tak pantas..
Tidak karena mungkin aku akan menghancurkan sinarnya..
Tidak, karena kau takut berharap sesuatu yang tak pantas aku
angankan.
Tidak, aku takut Kau marah padaku karena Kau sangat pencemburu.
Tidak, karena aku takut mengotori hakikat cinta sesungguhnya,
dan membuatnya melenceng mendekati sarang setan.
Mungkin
sosok itu tidak akan pernah terjangkau walau di alam mimpi sekalipun. Tapi
semoga aku masih bisa menikmati seni mencinta dalam diam.
Tuhan, aku
harap sinar itu tetap bisa menerangi orang-orang di sekitarnya, terus
menebarkan kebaikan dan memberi manfaat sebanyak-banyaknya. Layaknya bulan yang
selalu menerangi langit malam.
Tuhan, aku
harap keindahan itu akan selalu ada seperti indahnya bunga yang bermekaran.
Menyenangkan hati tiap orang yang memandang.
Tuhan,
bagiku tak mengapa jika kau belum mengijinkan aku untuk membagi perasaan ini
padanya. Yang aku tau, perkenalan itu akan menjadi kenangan.. nasihat-nasihat
itu akan selalu tertanam. Semangatnya.... dan semua dukungannya akan senantiasa
mengiringi jejak langkah kehidupan. Walau tak dapat lagi melihat sosoknya, akan
selalu tercurah doa untuknya..
Sosok kakak
yang tak tergantikan..
19 april
2012 (23.00)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar